Berita LPPRP

PELATIHAN PEMBELAJARAN BERBASIS RISET

Jumat, 12 Oktober 2018 - 08:19 WIB
Diposting oleh: adminlp2rp - Kategori: Berita Terkini

Sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang RI No. 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi pasal 5 bahwa “pendidikan tinggi bertujuan menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora agar bermanfaat bagi kemajuan bangsa, serta kemajuan peradaban dan kesejahteraan umat manusia”. Hal ini mendorong perlunya pengembangan tradisi akademik dan keilmuan di perguruan tinggi dengan prinsip pencarian kebenaran obyektif, logis, dan konstruktif. Tradisi akademik dan keilmuan tersebut penting dijadikan sebagai pijakan dan arah pengembangan perguruan tinggi.

Ruang lingkup Standar Nasional Pendidikan Tinggi meliputi standar nasional untuk ketiga dharma yang ada di Perguruan Tinggi, yaitu standar nasional pendidikan, standar nasional pengabdian kepada masyarakat, dan standar nasional penelitian. Standar Nasional Pendidikan Tinggi ini memiliki tujuan untuk menjamin tercapainya tujuan pendidikan tinggi, menjamin mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta mendorong perguruan tinggi bisa melampaui SN Dikti. Oleh karena, selaras dengan SN Dikti berarti peningkatan mutu pembelajaran sekaligus penelitian yang terus menerus harus dilaksanakan oleh setiap Perguruan Tinggi di Indonesia.

Peningkatan mutu pembelajaran dapat dilakukan salah satunya melalui metode pembelajaran research-based learning (RBL) atau pembelajaran berbasis riset (PBR). Ditinjau dari aspek interaksi sosial, ciri utama PBR yaitu “berpikir tentang sesuatu yang sedang dikerjakan, mengerjakan sesuatu yang sedang dipikirkan”.

Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlunya diadakan Pelatihan Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Riset di UNISMA agar keselarasan dharma pendidikan dan penelitian dapat dijalankan bersama-sama demi peningkatan mutu UNISMA.

Tujuan kegiatan ini adalah:

1)    Meningkatkan kebermaknaan mata kuliah agar lebih bersifat kontekstual melalui pemaparan hasil-hasil penelitian.

2)    Memperkuat kemampuan berpikir peserta didik sebagai peneliti.

3)    Melengkapi pembelajaran melalui internalisasi nilai penelitian, praktik, dan etika penelitian dengan cara melibatkan penelitian.

4)    Meningkatkan mutu penelitian di UNISMA dan melibatkan peserta didik dalam kegiatan penelitian.

5)    Meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang perkembangan suatu ilmu melalui penelitian yang berkelanjutan.

6)    Meningkatkan pemahaman tentang peran penelitian dalam inovasi sehingga mendorong mahasiswa untuk selalu berpikir kreatif di masa datang.

7)    Meningkatkan kualitas pembelajaran secara umum.